Apa itu IndieWeb

Beberapa akhir waktu ini saya membaca melihat blog yang menyebutkan IndieWeb. Saya pun penasaran apa itu IndieWeb dari sumber aslinya

Apa itu IndieWeb

Singkatnya, Indieweb adalah sebuah komunitas dari situs personal.

Situs Personal VS Sosial Media-ish

Situs personal
(+) Berarti kita bisa mengendalikan semuanya, dimana di hosting, format kontennya, CMS pilihan dan masih banyak lagi
(-) Orang lain harus tahu website kita, susah untuk berinteraksi/ditemukan

Sosial Media
Contoh: Twitter, facebook, IG, Medium, etc..
(+)Mudah ditemukan orang lain dan bisa saling berinteraksi
(-)Kamu tidak punya kendali, mereka bisa down, mati, atau mengubah aturan main sesuai kebutuhan mereka

Prinsip

Dari kedua tipe website di atas, IndieWeb ingin menggabungkan kekuatan positif dari masing-masing. Dengan beberapa prinsip berikut.

Kontenmu adalah milikmu

Saat kamu memposting sesuatu di Internet, harusnya postingan tersebut adalah milik kamu, bukan milik perusahaan. Sudah banyak perusahaan yang mati = konten milik orang lain di perusahaan tersebut ikut mati / tidak bisa lagi diakses

Koneksi dengan orang lain

Artikel atau konten yang kamu buat tetap bisa berinteraksi dengan service lain, sehingga kamu bisa mempromosikan/saling mengenal satu sama lain

Kamu yang mengendalikan

Kamu bisa memposting apapun yang kamu mau

Baca prinsip detail dari indieweb

URL/Domainmu adalah raja

Kekuatan pertama dari IndieWeb lahir saat kamu sudah punya domain sendiri. Sama seperti punya rumah, kamu bebas berbuat apa saja dan melakukan apa saja di rumahmu sendiri. Sepenting itulah memiliki domain sendiri.

Sebaliknya, jika postingan kamu hanya hidup di socialmedia.com/usernamekamu, kamu masih dalam kendali orang lain.

Cara punya website sendiri?

Tentu ada banyak cara, tapi poinnya adalah ‘website ini’ bisa kamu bawa ke mana saja, tidak bergantung dengan satu perusahaan.

Mungkin menggunakan open source seperti Wordpress/Known etc.. atau menggunakan Static Site generator lalu dihosting di suatu tempat.

Tentu saat kita hosting di perusahaan lain (yang normalnya kita lakukan), ada masalah pertama, “bagaimana kalau perusahaan tersebut mati?”.
- Selama kamu punya domain tersebut, kamu bisa berpindah hosting. Artinya harus mudah dalam import export data - Atau di contoh Static Site generator, kamu punya copy dari file tersebut di github atau komputer lokal.

Agar tidak terkurung: POSSE VS PESOS

POSSE: Publish Own Site Syndicate Elsewhere
PESOS: Publish Elsewhere Syndicate Own Site

Saya akan bahas metode pertama POSSE.
Publish konten di websitemu, lalu beritahu di platform lain.

Kita tetap boleh bersosialisasi, dengan membagikan kontenmu di sosial media lain, tapi syarat pentingnya: BAGIAN LINK ASLI KAMU. Itu dia kenapa punya domain sendiri adalah koentji. Kemanapun kamu pergi membagikan konten, kamu tetap memberitahu dari mana sumber aslinya.

Kamu bisa membagikannya secara manual (posting satu per satu), menggunakan platform berbayar atau memanfaatkan API mereka.

Detail tentang POSSE

IndieWeb Standard

Indieweb juga punya beberapa standard yang bermanfaat untuk saling berkomunikasi, saya belum mengeksplor semuanya, jadi drop dulu saja linknya.

Webmention - to notify other websites
WebSub - to get real time updates on other sites’ new content
Micropub - to publish to your site with an ease
IndieAuth - to authenticate with your website
Microsub - (experimental) to follow others, collect posts, read, and interact with

Baca di sini

Kesan saya

Saya melihat ini sebagai “gerakan” atau “pola pikir” yang sangat positif membuat pemilik konten jadi memilki kendali penuh atas apa yang dia posting tanpa perlu takut kontennya “kesepian”.

Tanpa sadar, mungkin yang kami lakukan dengan PuloDev bisa menjadi bagian dari gerakan ini. Di mana membuat berbagai personal blog bisa saling ditemukan satu sama lain.

Refrensi lain:

Website IndieWeb
Share website personal kamu
Video What is IndieWeb
Video Own your content on Social Media using the IndieWeb



Terima kasih sudah membaca!
✉️ Berlangganan email saat ada konten baru.